Tanggal 16 Desember 2022, pukul 11.28 WIB, saya berada di sebuah kawasan yang tampaknya masih di sekitar Kalibata. Cuaca siang itu agak teduh, meski hawa panas khas Jakarta tetap terasa. Saya berhenti sejenak di area dengan bangunan berciri atap segitiga unik dan deretan outdoor AC yang menempel di dinding belakang gedung.

Beberapa motor terparkir rapi di sisi jalan berbatu paving, termasuk motor rekan-rekan sesama driver. Dari sinilah saya melanjutkan langkah menuju sebuah restoran untuk mengambil pesanan makanan customer.

Suasananya cukup tenang, tidak seramai jalan raya utama. Di balik kesibukan restoran yang menyiapkan orderan, area ini memberi jeda sejenak sebelum kembali ke lalu lintas padat Jakarta. Bagi saya, setiap titik penjemputan seperti ini selalu menghadirkan cerita baru—meski singkat, tetap menjadi bagian dari perjalanan harian sebagai pengantar makanan.