Pagi itu, 13 Desember 2022 pukul 09.51, saya berada di McDonald’s Pondok Indah. Seperti biasa, area antrian khusus ojek online menjadi titik singgah saya. Tepat di depan, terpampang papan menu dengan pilihan andalan: Big Mac, McSpicy, hingga Fish Fillet Burger—lengkap dengan paket kentang goreng dan minuman dingin khas McD yang selalu menggoda.

Suasana cukup ramai. Beberapa driver ojol lain juga berdiri menunggu pesanan masing-masing. Saya menatap menu yang sudah sangat familiar, sambil sesekali melirik ke arah kasir, berharap nomor pesanan segera dipanggil.

Di luar, jalanan Pondok Indah mulai padat, kendaraan lalu-lalang, namun di dalam area ini waktu seolah berjalan lebih lambat. Setiap driver memiliki cerita sendiri, namun ada satu kesamaan: semua menanti pesanan dengan sabar demi segera mengantarkannya kepada pelanggan.

Menunggu di McDonald’s Pondok Indah bukan sekadar soal mengambil makanan, tapi juga bagian dari ritme harian seorang ojek online—singkat, padat, dan penuh cerita kecil yang sering luput dari perhatian.